You are here > Home Tanaman Obat Tanaman Obat A - B Bayam Merah
Thu 29 Jul 2010
Bayam Merah PDF Print E-mail

 

Bayam berasal dari Amerika tropik. Hingga sekarang, tumbuhan ini sudah tersebar di daerah tropis dan subtropis seluruh dunia. Di Indonesia, bayam dapat tumbuh sepanjang tahun dan ditemukan pada ketinggian 5 - 2 m dpl, tumbuh didaerah panas dan dingin, tetapi tumbuh lebih subur di dataran rendah pada lahan terbuka yang udaranya agak panas.
Tanaman bayam berasal dari daerah Amerika tropik. Yang mana diduga tanaman bayam masuk ke Indonesia pada abad XIX ketika lalu lintas perdagangan orang luar negeri masuk ke wilayah Indonesia. Bayam yang biasa dikonsumsi sebagai sayuran dikenal dengan bayam cabutan (bayam sekul) terdapat 3 varietas bayam yang termasuk kedalam Amaranthustricolor, yaitu :
1. Bayam hijau biasa, bayam merah (blitum rubum) yang berwarna hijau keputih - putihan.
2. Daun dan batang bayam merah mengandung cairan warna merah. Selain A. Tricolor terdapat bayam jenis lain.
3. Bayam kakap (A. Hybridus) bayam duri (A. Spinosus) dan bayam kotok / bayam tanah (A Blitum).
Jenis bayam yang sering dibudidayakan adalah A. Tricocor dan A. Hybridus sedangkan jenis bayam lainnya tumbuh liar.

Manfaat bayam merah :
Daun : membersihkan darah sehabis bersalin, anemia, meningkatkan kerja ginjal, menurunkan resiko terserang kanker, sebagai antidiabetes, memperbaiki sistem pencernaan, mengurangi kolesterol, dan memperkuat akar rambut.

Akar : untuk mengobati disentri
Ada dua hal yang harus diperhatikan, pertama bagi para penderita kadar asam urat darah yang cukup tinggi dan rematik gout dilarang mengkonsumsi bayam terlalu banyak. Karena bayam mengandung purin yang cukup tinggi. Sedangkan tubuh memetabolisir purin menjadi asam urat. Kedua, jika untuk pengobatan, bayam merah dianggap lebih berkhasiat dari pada bayam hijau.
Namun perlu diingat, jangan pernah memanaskan sayur bayam. Selain zat gizi menjadi rusak, zat besipun menjadi meningkat dan bisa berbahaya bagi tubuh.